
Ceramah Motivasi Islam - Berguru Kepada Nabi Ibrahim & Keluarganya - Ustadz Abdullah Zaen, Lc., MA. Kehidupan Nabi Ibrahim benar-benar penuh keteladanan dan penuh contoh untuk diteladani. “Sungguh telah ada suri tauladan yang baik untuk kalian dalam kehidupan Ibrahim dan orang-orang yang bersama beliau” (QS. Al Mumtahanah : Ayat 4) Ada empat pelajaran yang bisa kita petik dari keluarga Nabi Ibrahim ‘Alaihissalam dan keluarganya. Pelajaran pertama, “Berbaik sangka kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala”. Kisah Nabi Ibrahim ‘Alaihissalam yang meninggalkan istrinya Hajar di lembah daerah Jazirah Arab yang gersang dengan dibekali sekantung makanan. Istrinya paham bahwa suaminya pergi meninggalkan dirinya dan anaknya karena perintah dari Allah Subhanahu Wa Ta’ala. Hajar paham bahwa Allah Subhanahu Wa Ta’ala tidak akan menelantarkannya. Nabi Ibrahim dan Hajar mampu berprasangka baik kepada Allah selagi bersama Allah pasti mereka tidak akan terlantar. Apabila kita menyaksikan banyaknya manusia yang stres atau frustasi dalam kehidupan ini bukan karena sedikitnya nikmat yang Allah berikan kepada mereka akan tetapi karena tipisnya husnudzon/prasangka baik mereka kepada Allah. Orang-orang yang tekun beribadah kepada Allah, berakidah benar, menegakkan sholat, berpuasa, menunaikan zakat dan mengerjakan amal ibadah lainnya mereka pasti tidak akan ditelantarkan oleh Allah Subhanahu Wa Ta’ala. Pelajaran kedua, “Bersemangatlah dalam mencari rizki yang halal”. Ada pelajaran penting yang jarang dikupas dalam kisah ketika Hajar mencari air berlari kecil dari bukit Sofa sampai bukit Marwa sebanyak tujuh kali yaitu kesungguhan Hajar dalam mencari air. Ketika Hajar kerahkan seluruh tenaganya untuk mendaki bukit Sofa dan Marwa, dia terus berusaha walaupun ternyata air itu muncul di samping anaknya sendiri. Memberikan pelajaran kepada kita untuk bersungguh-sungguh menjemput rizki Allah. Dengan mengerahkan segenap kemampuan yang kita miliki. Rasulullah Shallallahu ‘Alaihiwasallam sangat menghargai manusia-manusia pekerja keras. Pelajaran ketiga, “Berkurban untuk Allah Subhanahu Wa Ta’ala” Ketika Ismail semakin besar ujian berikutnya Allah berkehendak Nabi Ibrahim menyembelih Ismail. Renungkanlah ujian yang Allah berikan kepada Nabi Ibrahim saat itu, Nabi Ibrahim mengambil jalan terbaik yaitu berkata secara jujur kepada putranya dibanding menyembelih dengan paksa. Kepasrahan pengorbanan Ismail beserta ayahnya Ibrahim mereka berlomba-lomba meraih kasih sayang Allah meski dengan anak yang tercinta. Sadarkah kita bahwa kita sedang diajari oleh seorang anak dan ayahnya tentang makna pengorbanan untuk Allah. Kurban bukan sekedar menyembelih hewan ternak lalu menyedekahkan dagingnya kepada kaum fakir miskin. Namun secara umum makna kurban meliputi aspek yang sangat luas dalam kontek sejarah dimana umat islam mengalami cobaan makna pengorbanan sangat dalam. Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihiwasallam dalam berjuang menegakkan islam di muka Bumi ini mereka melakukan pengorbanan. Begitulah potret pengorbanan untuk membela agama. Lantas apa yang sudah kita korbankan untuk membela agama islam dan sunnah Nabi Muhammad. Pelajaran keempat, “Pentingnya mendidik keluarga” Nabi Ismail ‘Alaihissalam tidak akan menjadi anak yang penyabar jika tidak mendapatkan taufik dari Allah kemudian pendidikan dari ibunya (Hajar). Kemudian Hajar tidak mungkin akan menjadi seorang ibu yang tabah jika tidak mendapatkan petunjuk dari Allah dan dididik oleh Nabi Ibrahim ‘Alaihissalam. Kemudian Nabi Ibrahim tidak akan menjadi sosok yang tegar apabila tidak ditempa oleh Allah melalui wahyunya. Keberhasilan Nabi Ibrahim dalam mendidik anaknya bukan pekerjaan ringan yang bisa diraih dalam waktu singkat. Hal itu merupakan hasil perjuangan ekstra berat yang membutuhkan waktu panjang. * MASIH CARI ARTIKEL ISLAM DI GOOGLE? Yuk, cari di Yufid.com (Islamic Search Engine) saja. Insyaallah LEBIH menenangkan hati! * ►► SUBSCRIBE di sini untuk belajar LEBIH tentang Islam: http://www.youtube.com/subscription_center?add_user=moslemchannel * YUK, FOLLOW SOSIAL MEDIA YUFID.TV LAINNYA UNTUK MENDAPATKAN UPDATE VIDEO TERBARU! Fabebook: https://ift.tt/2oa0oO6 Instagram: https://ift.tt/2FPypLb Telegram: https://ift.tt/2ElzMnP Yufid.TV Official Website: http://yufid.tv * YUK, DUKUNG YUFID.TV! Yuk, dukung dengan belanja di Yufid Store: http://yufidstore.com * DONASI UNTUK VIDEO DAKWAH DAPAT DISALURKAN KE: BNI SYARIAH 0381.346.658 a.n. YUFID NETWORK YAYASAN BANK SYARIAH MANDIRI 7086.882.242 a.n. YAYASAN YUFID NETWORK Paypal: finance@yufid.org NB: Rekening di atas adalah rekening khusus donasi Yufid Network, jadi Anda tidak perlu konfirmasi setelah mengirimkan donasi. Cukup tuliskan keterangan donasi pada saat Anda transfer. Link catatan penerimaan donasi Yufid Network selama ini dapat Anda lihat di: https://goo.gl/y7o7Se
Posting Komentar